pigmentasi mula bercerita
kau hanyalah picisan
yang telah merobek terus ke tulang
di hutan ini aku berdansa
lampu-lampu gelap gelita
kepulan asap peneman duka
kecilnya dunia
lari lari sampai penjuru bucu
musuh aku adalah hati
coretan sampah tak pernah kau perasan
bodohnya aku, bodoh lagi kau!
